7 Kontroversi Zumi Zola, ngamuk di rumah sakit hingga tersangka KPK

7 Kontroversi Zumi Zola, ngamuk di rumah sakit hingga tersangka KPK

7 Kontroversi Zumi Zola, ngamuk di rumah sakit hingga tersangka KPK

www.contrabandamusic.com - Nama Zumi Zola pasti tak asing lagi untuk banyak orang. Setelah keputusannya terjun ke dunia politik hingga menjadi Gubernur Provinsi Jambi, Zola perlahan meninggalkan dunia hiburan yang telah membesarkan namanya. Sebelum resmi menjabat sebagai Gubernur Jambi pada tahun 2016 yang lalu, Zola pernah menjabat sebagai Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Namun selama menjabat menjadi pemimpin daerah, Zola sudah cukup sering menjadi sorotan karena kebijakannya. Bahkan kini Zola telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap APBD Provinsi Jambi tahun anggaran 2018. Rabu (31/1) Tim KPK sendiri sudah menggeledah vila milik Zola disebuah daerah Jambi dan menemukan barang bukti berupa tiga brankas uang.

Tak hanya menjadi tersangka kasus suap, Zola sendiri memang dikenal kontroversi bahkan sejak dirinya masih aktif di dunia hiburan. Tak heran bila pria 37 tahun ini tak pernah lepas dari sorotan publik.

Berikut beberapa kasus kontroversi Zumi Zola yang brilio.net rangkum dari berbagai sumber, Kamis (1/2).

1. Membatalkan pernikahannya dengan Ayu Dewi tepat sebulan sebelum hari pernikahannya.

foto: kapanlagi.com

Ayu dan Zola telah menjalin hubungan yang cukup lama, bahkan keduanya telah dipastikan akan menikah pada bulan Mei 2011 yang lalu. Namun Zola membatalkan rencana pernikahannya secara sepihak hanya melalui SMS saja. Bahkan undangan pernikahannya keduanya sendiri sudah disebar ke banyak orang.

2. Pernah dilaporkan berzina dengan istri orang lain tahun 2012 yang lalu.

foto: merdeka.com

Tahun 2012 yang lalu, Zola pernah dilaporkan ke polisi oleh seorang pria bernama Bernaldi Kadir Djemat. Zola dilaporan terkait perselingkuhan yang dilakukan Zola oleh istri Bernaldi. Perselingkuhan keduanya diketahui Bernaldi sejak sang istri mulai menunjukkan gerak gerik yang mencurigakan dengan ponselnya.

3. Setelah menjabat menjadi Gubernur, Zola pernah marah di sebuah rumah sakit di Jambi lantaran stok obat habis.

foto: merdeka.com

Diawal kehidupannya menjadi seorang Gubernur, Zola sudah melakukan kunjungan beberapa kali ke instansi pelayanan masyarakat di Jambi, salah satunya adalah rumah sakit. Zola pernah marah besar pada saat kunjungannya di RSUD Raden Mattaher lantaran stok obat untuk penyakit DBD kosong pada apotek rumah sakit tersebut. Zola bahkan meminta pejabat RSUD untuk mengevaluasi kinerja manajemen agar tak terulang lagi hal seperti ini.

4. Marah di kantor Samsat di Kota Jambi karena menemukan pungli.

foto: merdeka.com

Tak hanya rumah sakit, Zola juga melakukan sidak di sebuah kantor Samsat di Jambi beberapa waktu pascapelantikannya menjadi Gubernur. Ia sangat marah saat mengetahui kantor sangat sepi padahal sudah menunjukkan jam kerja pada 08.30 WIB. Selain itu, Zola juga menemukan pegawai yang melakukan aksi pungli saat ada masyarakat yang mengurus STNK. Aksi marahnya ini bahkan membuat Zola memecat 20 orang pegawai Samsat.

5. Sidak di hari pertama kerja setelah Lebaran.

foto: merdeka.com

Selama menjabat menjadi Gubernur, Zola memang dikenal sangat tegas terhadap pelanggaran-pelanggaran yang terjadi. Ini pula yang terjadi pada saat Zola melakukan sidak di tiga instansi di Jambi pascalebaran. Saat itu Zola melakukan kunjungan ke Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jambi, namun ia menemukan 64 karyawan yang tidak masuk dengan status yang tidak jelas, hingga akhirnya membuat Zola sangat murka.

6. Marah besar karena pegawai RSUD Raden Mattaher tidur saat bertugas.

foto: merdeka.com

Kejadian Zola mengamuk di sebuah rumah karena petugas tertidur menjadi sorotan publik beberapa waktu yang lalu. Saat itu Zola melakun sidak di RSUD Raden Mattaher pada pukul 02.00 WIB, pasalnya rumah sakit ini merupakan rumah sakit dengan pengaduan pelayanan terburuk di Jambi. Lalu saat melalukan aksi sidaknya, Zola menemukan banyak petugas yang tidur pada saat jam kerja, salah satunya adalah perawat. Zola sangat merasa kecewa karena sebelumnya telah memberi peringatan untuk Direktur Utama rumah sakit ini membenahi sistem kerjanya.

7. Terjerat kasus suap ketuk palu pada APBD Provinsi Jambi.

foto: merdeka.com

Pada Rabu (31/2) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Zola sebagai tersangka kasus dugaan suap ketuk palu APBD Provinsi Jambi tahun anggaran 2018. Bahkan tim KPK telah menggeledah vila milik Zola di Jambi terkait ditemukannya tiga brangkas besar berukuran 2x1 meter yang berisikan uang dalam peti besi itu.